Saturday, August 8, 2026

Hari Raya Berdasarkan Wewaran & Wuku

 HARI RAYA

Hari raya disebut pula rerahinan artinya hari baik, suci atau keramat untuk melakukan yadnya yaitu mengadakan pemujaan kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa dengan segala manifestasiNya dan para leluhur. Dalam hal akan dikemukakan beberapa jenis hari raya.

1. Berdasarkan Triwara dan Pancawara

Kliwon: datangnya setiap 5 (lima) hari sekali. Sang Hyang Siwa bersemadi, oleh sebab itu dilakukan pemujaan terhadap sang Hyang Siwa.

Kajeng Kliwon: datangnya setiap 15 (lima belas) hari sekali, pemujaan terhadap Sang Hyang Siwa. Segehan dihaturkan kepada Sang Hyang Durgha Dewi. Dibawah/ditanah ditujukan kepada Sang Bhuta Bucari, Sang Kala Bucari dan sang Durgha Bucari.

2. Berdasarkan Satpawara dan Pancawara

Anggara Kliwon: disebut Anggara Kasih, pada hari ini beryogalah Sang Hyang Ayu, Sang Hyang Ludra. Persembahan berupa canang, semoga beliau melimpahkan welas asihNya, menghilangkan/melebur segala keletuhan (kekotoran) di dunia.

Buda Wage: hari ini disebut pula Buda Cemeng beryogalah Sang Hyang Manik Galih menurunkan Sang Hyang Ongkara Mreta di Bumi ini. Yadnya dipersembahkan di Sanggar Kemulan kehadapan Dewi Sang Hyang Sri Nini, agar diciptakan kemakmuran dunia.

Saniscara Kliwon: namanya sering disesuaikan dengan wukunya. Hari ini adalah penyucian Sang Hyang Ayu atau Sang Hyang Nirmala Jati, persembahan ditujukan kepadaNya.

Saniscara Kliwon: hari ini disebut Tumpek, yadnya atau persembahan ditujukan kehadapan Sang Hyang Prama Wisesa.

3. Berdasarkan Pawukon

Banyu Pinaruh: Redite Paing Sinta Mohon anugrah Sang Hyang Saraswati. Mandi dengan air kumkuman (air bersih bersampur bunga harum) lalu mohon tirta (air suci) agar suci/bersih lahir batin.

Soma Ribek: Soma Pon Sinta. Sang Hyang Tri Murti sedang beryoga dan lumbung sebagai tempatnya. Pada hari ini diadakan widhi-widhana untuk selamatan atau penghormatan terhadap beras di pulu dan padi di lumbung yang sekaligus mengadakan pemujaan terhadap Dewi Sri sebagai tanda bersyukur serta semoga tetap memberi kesuburan. Sebaiknya pada hari ini tidak menumbuk padi atau menjual beras.

Sabuh Mas: Anggara Wage Sinta. Pemujaan terhadap Hyang Mahadewa sebagai tanda bersyukur semoga selalu melimpahkan restunya pada harta dan barang-barang berharga termasuk perhiasan dengan mengadakan upacara yadnya/widhi widhana.

Pagerwesi: Buda Kliwon Sinta. Merupakan hari payogan Hyang Pramesti Guru disertai dengan para Dewata Nawa Sanga demi keselamatan alam beserta isinya. Pada hari ini disamping menghaturkan widhi widhana di sanggar Kemulan dan menenangkan pikiran dengan melakukan yoga semadhi.

Tumpek Landep: Saniscara Kliwon Landep. Mengadakan upacara selamatan terhadap semua jenis alat yang tajam atau senjata, serta memohon kehadapan Bhatara Siwa dan Sang Hyang Pasupati agar semua alat/senjata tetap bertuah.

Redite Umanis Ukir: Persembahan kehadapan Bhatara Guru di Sanggar Kemulan.

Buda Cemeng Ukir: Buda Wage Ukir. Persembahan terhadap Sang Hyang Sri Nini, Dewa Sadhana pada tempat menyimpan harta benda dan hari ini tidak baik untuk membayar sesuatu.

Anggara Kasih Kulantir: Anggara Kliwon Kulantir. Pada hari ini dilakukan pemujaan kehadapan Bhatara Mahadewa.

Tumpek Uduh, Tumpek Pengatag, Tumpek Pengarah, Tumpek Bubuh: Saniscara Kliwon Wariga. Hari ini adalah merupakan peringatan "Kemakmuran", penghormatan kepada tumbuh-tumbuhan serta pemujaan kehadapan Sang Hyang Sangkara. Pada hari ini diadakan upacara yadnya selamatan kepada tumbuh-tumbuhan agar tetap memberikan hasil yang baik.

Saniscara Paing Warigadean: Adalah merupakan hari penyucian Bhatara Brahma dan patut melakukan persembahan.

Anggara Kasih Julungwangi: Anggara Kliwon Julungwangi. Hari ini juga disebut Anggara Kasih Panguduhan yang bertujuan untuk memulai mengadakan pembersihan pada tiap-tiap Parhyangan dalam rangka menyambut hari raya Galungan.

Sugian Jawa (Parerebon): Wraspati Wage Sungsang. Pada hari ini disebut juga Parerebon, turunlah semua Bhatara ke dunia.

Sugian Bali: Sukra Kliwon Sungsang. Manusia hendaknya memohon kesucian, pembersihan lahir bathin kehadapan semua Bhatara.

Penyeleban: Radite Paing Dungulan. Pada hari ini sebaiknya waspada dan hati-hati serta menguatkan iman agar tidak tergoda kena pengaruh Sang Bhuta Galungan. Penyekeban berarti berusaha untuk menguasai/mengendalikan diri.

Penyajaan Galungan: Soma Pon Dungulan. Perlu berhati-hati dan mawas diri karena adanya pengaruh dari Sang Bhuta Dungulan.

Penampahan Galungan: Anggara Wage Dungulan. Pada hari ini dikuasai oleh Sang Bhuta Amengkurat. Oleh karenanya setelah matahari terbenam dilakukan upacara biakala (mabiakala) agar tetap terhindar dari pengaruh Kala Tiganing Galungan yang dilakukan di halaman rumah. Saat hari ini juga dipasang penjor lengkap dengan segala hiasannya.

Hari Raya Galungan: Buda Kliwon Dungulan. Hari ini merupakan peringatan atas terciptanya alam semesta beserta isinya dan kemenangan dharma melawan adharma. Umat Hindu melakukan persembahan kehadapan Sang Hyang Widhi dan dewa Bhatara /dengan segala manifestasinya sebagai tanda puji syukur atas rahmatnya serta untuk keselamatan selanjutnya. Sedangkan penjor yang dipasang di muka tiap-tiap perumahan yaitu merupakan aturan kehadapan Bhatara Mahadewa yang berkedudukan di Gunung Agung.

Manis Galungan: Wraspati Umanis Dungulan. Melakukan upacara nganyarin/penyucian di Pamarajan/Sanggar Kemulan yang ditujukan kehadapan Hyang Kawitan dan Leluhur.

Pamaridan Guru: Saniscara Pon Dungulan. Adalah kembalinya para Dewa ke Sunyaloka dengan meninggalkan kesejahteraan dan panjang umur pada umatnya. Pada hari ini umat melakukan upacara keselamatan, bersembahyang dengan maksud menghaturkan suksma dan mohon penugrahan kerahayuan.

Ulihan: Radite Wage Kuningan. Pada hari ini menghaturkan canang raka dan runtutannya kehadapan Bhatara-Bhatari, beliau kembali ke singgasana/Kahyangan masing-masing.

Pamecekan Agung: Soma Kliwon Kuningan. Hari ini pemujaan terhadap Sang Hyang Widhi/Sang Hyang Pramatwara dengan menghaturkan upacara memohon keselamatan. Sore hari (sandikala) dilakukan upacara segehan di halaman rumah dan di muka pintu pekarangan rumah yang ditujukan kepada Sang Kala Tiga Galungan beserta pengiring-pengiringnya, agar kembali dan memberi keselamatan.

Buda Paing Kuningan: pujawali Bhatara Wisnu.

Hari Raya Kuningan: Saniscara Kliwon Kuningan. Pada hari ini menghaturkan sesaji dan persembahan atas turunnya kembali Sang Hyang Widhi disertai oleh Dewata atau Pitara mohon keselamatan dunia dengan segala isinya. Upacara dilangsungkan hanya sampai pukul 12.00 ("tajeg surya"), sebab setelah itu para dewata semuanya kembali ke Suralaya.

Buda Kliwon Pegatwakan: Buda Kliwon Pahang. Hari ini mengaturkan sesaji yaitu persembahan kehadapan para Dewa Bhatara terutama Sang Hyang Widhi (Sang Hyang Tunggal), sebagai tanda puji syukur atas kemurahan beliau melimpahkan rahmatNya untuk kedirgayusaning keselamatan alam semesta beserta isinya.

Tumpek Krulut: Saniscara Kliwon Krulut. Mengaturkan sesaji dan memuja Sang Hyang Widhi Wasa/Bhatara Iswara di Pamarajan/Sanggar Kemulan, memohon keselamatan.

Buda Cemeng Merakih: Buda Wage Merakih. Pemujaan kehadapan Bhatara Rambut Sadhana yang disebut juga Sang Hyang Rambut Kadhala.

Tumpek Kandang: Saniscara Kliwon Uye. Hari ini merupakan weton wewalungan, mengadakan upacara selamatan terhadap binatang peliharaan/ternak dan pemujaan terhadap Sang Rare Angon sebagai dewanya ternak, supaya terhindar dari segala penyakit dan tetap dalam keadaan sehat, selamat serta menyenangkan.

Tumpek Wayang: Saniscara Kliwon Wayang. Pada hari ini diadakan upacara yang berkenaan dengan kesenian khususnya wayang, persembahan kehadapan Bhatara Iswara, memohon agar kesenian itu lestari, menyenangkan dan bertuah.

Buda Cemeng Kulawu: Buda Wage Kulawu. Hari ini pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sadhana yang melimpahkan kemakmuran dan kesejahteraan.

Hari Raya Saraswati: Saniscara Umanis Watugunung. Pada hari ini adalah merupakan hari pawedalan Sang Hyang Aji Saraswati yaitu perayaan turunnya ilmu pengetahuan. Dilakukan upacara selamatan terhadap semua pustaka/rontal/kitab sebagai penghormatan dan tanda puji syukur kehadapan beliau yang telah menurunkan ilmu pengetahuan dan mohon selamat serta jaya dalam bidang ilmu pengetahuan. Pemujaan ditujukan kehadapan Sang Hyang Aji Saraswati / Bhatara Saraswati sebagai dewaning pangaweruh.


Bagikan:
Bagikan: F X T I @

Kalkulator Personal

Analisis Karakter Unsur Kelahiran Otomatis

Pilih Tanggal Masehi:
Hari & Pasaran
-
Bintang / Mangsa
-
Pengaruh Hari
Pengaruh Pasaran
Pengaruh Tanggal
Pengaruh Bulan
Pengaruh Pranatamasa
Pengaruh Bintang

⚜️ Ala Ayuning (+)

          Hyang Belog                               🕉️  Astungkara Rahayu…🙏🏼 

☸️ Primbon Jowo  (Auto-Hitung)

1. Tenung Pawukon (Sisa 8) -
2. Keterangan Wariga Gemet Jawa (Sisa 7) -
3. Tenung Perjodohan (Sisa 5) -
4. Rekomendasi Hari Pernikahan Baik Cek

⚜️ Ala Ayuning  (Wariga Gemet)

⚜️ Wariga Terpadu  (Wariga Gemet)

🆔 Wariga Terpadu  (Wariga Gemet)

💞 Tenung Perjodohan  (Saptawara)

🔯 Palalintangan  (Wariga)

🕉️ Wuku & Kajeng Kliwon (wkk)

🕉️ Wariga Belog  (Belajar Logika)

⚛️ Padewasan  (L.W.K)

Wuku: -
Memuat... 📅
Pancawara Memuat...
Sadwara Memuat...
Saptawara Memuat...
Total Urip: -
STATUS LWK: -
PADEWASAN: -
Lihat Keterangan Detail

-

⚜️ Dudonan  (Alm. Ni Made Suryani)

☯️ Lelanusan  (Basah-Lanus)

📅 Kalender Bali (Otomatis & Akurat)

🔱 Master Wariga Abadi

🐓 Lontar Pengayam & Dewasa  (Wariga Bali)

📖 Keterangan & Penggunaan Program

1. Lontar Pengayam-Ayaman (Aduan Ayam)
  • Ayam Raja: Warna ayam tertangguh kasta tertinggi hari itu. Tanda strip (-) berarti kekuatan kasta hari berstatus seimbang.
  • Ayam Jaya: Warna ayam pilihan yang berada dalam peruntungan prima untuk menang.
  • Ayam Kaon: Warna ayam yang lemah (apes) dan wajib dihindari.
  • Leb Aduan: Arah melepas ayam di arena yang otomatis berubah warna sesuai simbol sakral Sanga Mandala Bali.
2. Posisi Bermain Pebotoh (Tempat Duduk)

Sistem otomatis menghitung koordinat tempat duduk terbaik Anda di sekitar arena aduan untuk memperkuat aura kemenangan pemain taruhan tradisional.

3. Ala Ayuning Dewasa Bepergian

Analisis angka keselamatan arah mata angin perjalanan jauh dinas, bisnis, atau kerja:

  • Arah Baik Pergi: Rute perjalanan berskor tertinggi pembawa rezeki.
  • Arah Buruk Pergi: Rute perjalanan berskor 0 (🚫 Sangat Buruk) yang wajib ditunda demi keselamatan perjalanan jauh Anda.
💡 Cara Menggunakan Program:
  1. Ketuk kolom Pilih Tanggal untuk membuka popup kalender bawaan ponsel Anda.
  2. Gunakan tombol panah ◀ atau ▶ untuk menggeser hari mundur/maju per satu hari secara cepat.
  3. Ketuk bilah tombol Accordion (▼) untuk membuka detail teks Kesimpulan, Kamus Istilah warna, atau Panduan ini.

🔢 Ramalan Jodoh: Patemon Lanang Istri

          HyanBelo

                ♻️ Kumpulan Program Utama 

🔍 Konversi Balik Wariga
🔍 PANDUAN KONVERSI BALIK WARIGA Mencari Tanggal Masehi Berdasarkan Elemen Wariga

Fitur Konversi Balik Wariga ini digunakan untuk melacak dan menemukan tanggal masehi secara akurat berdasarkan kombinasi penanggalan tradisional Bali yang Anda miliki.

LANGKAH-LANGKAH PENGGUNAAN:

  • Pilih Hari (Saptawara): Ketuk salah satu nama hari yang dicari (misal: Redite, Sukra, Saniscara).
  • Pilih Pasaran (Pancawara): Tentukan jenis pasaran hari lahir atau hari upacara (misal: Paing, Pon, Wage, Kliwon, Umanis).
  • Pilih Wuku: Geser dan pilih salah satu dari 30 wuku yang sesuai (misal: Gumbreg, Tolu, Wariga).
  • Pilih Tahun Masehi: Tentukan perkiraan rentang tahun masehi yang ingin dilacak.

Setelah semua elemen dipilih dengan benar, akhiri langkah Anda dengan menekan tombol biru besar bertuliskan Cari Tanggal di bagian paling bawah untuk memproses pencarian data secara otomatis.

ℹ️ Catatan Logika: Sistem akan mencari hari masehi yang memiliki kecocokan absolut dengan kombinasi elemen Saptawara, Pancawara, dan Wuku yang telah Anda masukkan pada tahun terpilih.

🔍 KONVERSI WARIGA              Klik [ On / Off ]   Mencari Tgl / Bln dari Wariga.                  
🔮 Wariga & Pal Sri Sedana
📒 PANDUAN APLIKASI Wariga & Pal Sri Sedana

Aplikasi Wariga & Pal Sri Sedana ini dirancang khusus untuk mengetahui weton, rejeki berkala, petung perjodohan dan juga mengetahui watak menurut umur dan Otonan (Hari Mulia) lengkap dengan hitungan mundur.

PETUNJUK PENGGUNAAN:

  • Cek Kelahiran (Urip 7-18): Klik kolom "Tanggal Lahir Anda" untuk membuka kalender:
    • Klik angka tahun di atas untuk mengganti tahun.
    • Gunakan panah < atau > untuk mencari bulan.
    • Klik angka tanggal, lalu tekan tombol Setel.
    *Akhiri dengan klik tombol Analisis Kelahiran.
  • Cek Otonan ke: ( ) Dan Akan datang (dd/mm/yyyy)
  • Cek Jodoh (Urip 19): Klik tombol Perjodohan, lalu masukkan tanggal lahir pasangan Anda pada kolom "Tanggal Lahir Pasangan" dengan cara yang sama.
    ℹ️ Arti Istilah: Weton (Hari lahir lengkap, misal: Senin Legi) | Neptu (Nilai angka bawaan setiap hari & pasaran) Senin (4) Legi (5) | Urip (Total penjumlahan dari Neptu Hari + Pasaran jadi (4) + (5) = (9) Secara keseluruhan total Urip : 7 s.d 18) (19): Jodoh.

🔮 Wariga & Pal Sri Sedana

Hitung weton, rejeki berkala, dan petung perjodohan

📊 Tabel Ramalan Patemuan
🎯 CARA MUDAH MEMBACA TABEL (JAWA - BALI)

Kunci utama membaca tabel ini ada pada bagian paling atas kanan, yaitu Jumlah Urip Hari Ini (angka dalam kotak + warna) Sebagai Warna Alam Jawa dan Bali yang menjadi penentu naik-turunnya kondisi energi harian.

  • 1. Logika Warna Urip: Semua angka Urip di tabel (angka 7 sampai 19) berwarna dasar putih abu-abu. Kecuali angka Urip hari ini (Urip alam) yang akan berubah menjadi berwarna sesuai bobot energinya:
    Gelap / Mendung ➔ Cerah ➔ Sangat Cerah /Terang.
  • 2. Membaca Tren Global (Jawa vs Bali): Bandingkan warna total Urip di bagian atas tabel Jawa dan Bali. Indikator urutannya merujuk pada lingkaran spektrum cakra di bawah tabel:
    🏴Gelap ●●Terang 🏳️
    • ▲ NAIK: contoh Jawa merah Bali ungu.
    • ▼ TURUN: contoh Jawa ungu Bali merah.
  • 3. Langkah Navigasi & Fitur Kalender: Klik tombol TABEL JAWA atau TABEL BALI untuk mengganti data. Gunakan tombol panah < atau > di bagian bawah untuk menggeser hari satu per satu, atau klik kolom tanggal (tengah) untuk langsung memilih tanggal tertentu dari kalender.

    *Jika angka Urip pribadi Anda kebetulan aktif berwarna hari ini, selamat! Energi Urip Anda sedang selaras dengan alam.

Memuat Tabel Navigasi...
⚡ Energy Management (Neptu 7-18)

📖 Panduan Pengelolaan Energi

Masukkan angka Neptu kelahiran Anda (rentang nilai 7 hingga 18) untuk memetakan dinamika energi makrokosmos hari ini. Fitur ini membantu Anda menjaga stabilitas spiritual dan emosional agar senantiasa selaras dengan getaran semesta.


ENERGY MANAGEMENT

© Ramalan Cakra & Neptu Digital
❤️ Kalkulator Weton Multi-Profil

📖 Panduan Analisis Multi-Profil

Gunakan kalkulator ini untuk menyimpan dan membandingkan beberapa profil weton sekaligus secara praktis. Memudahkan Anda menilik watak dasar keluarga, rekan kerja, maupun analisis kecocokan hubungan secara menyeluruh dalam satu pandangan.


❤️ Kalkulator Weton Multi-Profil

   
Hyang Belog
Dalam diam, ia berbicara melalui kesadaran.Bukan untuk meyakinkan, tapi untuk menyadarkan.Hyang Belog bukan nama,melainkan cermin kesadaran yang menyaksikan kehidupan sebagaimana adanya. 🌿 
ॐ Astungkara Rahayu… 🌺🙏🏼
Kenangan Bersama Ida Pedanda
"Alm. Ida Pedanda Nyoman Temuku"

WARIGA BELOG
Griya Payangan
❤️ PIKIRAN, UCAPAN, TINDAKAN & KESADARAN Seiring Sejalan & Selaras + Sadar

Tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan.

  • Poin Pertama: PIKIRAN
  • Poin Kedua: UCAPAN
  • Poin Ketiga: TINDAKAN
  • Poin Keempat: KESADARAN

*Manusia kerap berjalan tanpa arah, hingga akhirnya tersadar dari ketidaksadarannya di penghujung jalan. Kesadaran di akhir adalah pengikat agar kita kembali "ingat".

Empat sekawan pokok dan utama dalam kehidupan.

Kenangan Bersama Ida Pedanda
"Duduk bersanding dengan beliau, belajar dari kedekatan dan kesederhanaan sang penuntun batin."

HYANG BELOG
Pencatat & Pengabdi Wariga Belog